program-wirausaha

Warek UI: Program Wirausaha Merdeka Diminati Para Mahasiswa

Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi, drg Nurtami, PhD mengatakan program Wirausaha Merdeka diminati mahasiswa karena menawarkan kesempatan untuk pengembangan wirausaha mahasiswa dengan pendekatan holistik melibatkan akademisi, praktisi, dan para wirausahawan.

“Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh konversi maksimal 20 SKS, tetapi juga mendapatkan pengalaman dan beragam keahlian baru yang akan memperkuat kewirausahaan sehingga bisa segera merintis beragam lapangan usaha baru,” katanya di Depok, Sabtu.

Ia menjelaskan sejak program Wirausaha Merdeka UI 2023 resmi dilaksanakan pada awal Agustus, program ini telah menyediakan berbagai rangkaian kegiatan pre-immersion dan immersion, seperti Kuliah Narasumber E-Camp Series, sesi Mentoring On Boarding dengan praktisi mentor industri, hingga kunjungan ke perusahaan.

Universitas Indonesia (UI) sebagai salah satu perguruan tinggi pelaksana program Wirausaha Merdeka (WMK) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), mengadakan Demo Day Program Wirausaha Merdeka berjudul Wira-Cipta Universitas Indonesia (Wira-Cipta UI).

Acara tersebut merupakan puncak dari seluruh rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir. Kegiatan Demo Day dilaksanakan di Ra Suites Simatupang, Jakarta selama tiga hari hingga 2 Desember 2023.

Wira-Cipta UI 2023 diikuti 231 mahasiswa dari 45 perguruan tinggi Indonesia, yang dibimbing 23 start-up dan 23 Dosen Pendamping Lapangan.

Program WMK merupakan salah satu program implementasi kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) oleh Kemendikbudristek yang bertujuan agar mahasiswa memperoleh pembelajaran terkait kewirausahaan di luar program studinya.

Dengan demikian, mahasiswa dapat menjadi lulusan yang lebih siap kerja dan mampu bersaing selepas bangku kuliah. Sejak awal diluncurkan di tahun 2022, UI, bersama 17 perguruan tinggi lainnya, secara aktif menyelenggarakan program WMK. Tahun 2023 ini menandai Angkatan Kedua dari Wira-Cipta UI.

Dilansir dari antara, kegiatan Demo Day, sebagai rangkaian terakhir, menjadi ajang bagi para peserta program WMK untuk menerapkan ilmu yang telah didapatkan dalam bentuk presentasi produk atau prototipe bisnis ke investor dan konsumen yang potensial.

Kepala Program Wirausaha Merdeka Kemendikbudristek, Gamaliel Alexander Emil Waney ST MLA, mengatakan expo Demo Day hadir untuk melatih mahasiswa bertemu langsung secara tatap muka dengan marketnya.

Mahasiswa merasakan bagaimana menawarkan produk secara langsung, merasakan senangnya produknya dibeli serta penolakan dari pembeli. Ini semua merupakan hal biasa dalam berbisnis. Mahasiswa harus terus semangat dan konsisten menjalankan usahanya.

Gamaliel juga mengapresiasi UI, yang pada tahun kedua pelaksanaannya konsisten memberikan pembelajaran yang terbaik kepada peserta WMK.

DSC00991

UI Pamerkan Karya Produk Inovasi Melalui Innovation Festival dan Demo Day Incubate

Depok, 10 November 2023. Sebagai upaya memperkenalkan produk inovasi hasil kolaborasi antara inventor sivitas akademika dengan mitra industri, Universitas Indonesia (UI) melalui Direktorat Inovasi dan Science Techno Park (DISTP) akan menyelenggarakan UI Innovation Festival di FX Sudirman, pada 13-14 November 2023. Serangkaian kegiatan program UI Innovation Festival, meliputi business matching, pameran, acara seremonial pembagian royalti invensi, penandatanganan 9 perjanjian kerja sama (PKS) lisensi dan 2 non disclosure agreement (NDA).

Pada pelaksanaan kegiatan pameran bertujuan memberikan ruang bagi para mitra industri untuk menampilkan produk inovasi hasil kolaborasi dengan inventor UI yang berlangsung selama dua hari. Kemudian, untuk menciptakan kesepakatan bisnis bersama melalui business matching, UI mempertemukan para mitra industri dan inventor sivitas akademika. Sebanyak 14 Kekayaan Intelektual (KI) akan dilisensikan dari penandatanganan PKS Lisensi pada UI Innovation Festival 2023. Rangkaian kegiatan UI Innovation Festival akan diakhiri dengan seremonial pembagian royalti dan penandatanganan PKS sebagai bentuk penghargaan atas kerja sama yang terjalin antara inventor, mitra industri, dan UI.

Sementara itu, bersamaan dengan kegiatan ini akan diselenggarakan juga program Demo Day UI Incubate yang  berlangsung selama dua hari, pada 14-15 November 2023. Acara ini merupakan puncak dari kegiatan inkubasi para peserta yang telah menjalani pelatihan intensif, bimbingan, kemudian mendapatkan peluang jaringan untuk mempresentasikan hasil kerja keras, produk bisnis, atau proyek inovatif yang telah dikembangkan selama periode inkubasi. Demo Day UI Incubate terdiri dari beberapa rangkaian acara, di antaranya Venture Building dan 6 Talkshow, Pitching Day, dan FGD Investment Board.

Pada kegiatan ini, para pengusaha dan 29 pendiri start up memamerkan hasil produk atau layanan mereka kepada calon investor, pelanggan, dan mitra yang potensial untuk mendukung dan berinvestasi pada pengembangan bisnis start up tersebut. Selain itu, melalui program ini para peserta tergabung dalam kelompok bisnis kemudian mempresentasikan produk bisnisnya kepada juri dan melakukan exhibition untuk menampilkan produk mereka. Hal tersebut sebagai penyempurna penawaran produk bisnis agar menarik perhatian investor dan stakeholder lainnya.

Rangkaian kegiatan Demo Day UI Incubate juga turut mengundang para narasumber yang mampu memberikan insight dan motivasi bisnis kepada para peserta start up. Selain itu, para Venture Capital dan Angel Investor juga turut diundang dengan harapan dapat berpotensi untuk melirik produk/prototype bisnis dari peserta Demo Day UI Incubate.

Demoday UI Incubate akan diikuti oleh 21 tenant binaan DISTP UI baik skema Product Solution Fit (PMF) dan Scale Up (SU) pada tahun 2023 ataupun Startup UI Incubate tahun 2022. Diharapkan dengan kegiatan Demo Day UI Incubate ini dapat terjadi kemitraan antara tenant binaan dengan mitra strategis yang dapat membantu dalam pengembangan bisnis.

UI Innovation Festival dan Demoday UI Incubate merupakan puncak acara yang menjadi fokus utama dari Program Bulan Inovasi UI 2023. Program ini diselenggarakan sejak 2 November sampai dengan 8 Desember 2023, yang terdiri dari rangkaian kegiatan Stand Up Innovation, Pelatihan dan Sertifikasi, Coaching Clinic, Pendaftaran Kekayaan Intelektual, Hibah Inovasi, WorkshopRoadshow Mitra Inovasi, Studi banding Internasional, Konsinyering Program Strategis UI, dan Pendaftaran ATTP.

msdh6f0ssajitw2 (1)

FKUI Lounching Neo Microcapiler Digital

 Jakarta : Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI) melaksanakan kegiatan Launching Produk Inovasi karya Staf Pengajar Departemen Neurologi FKUI-RSCM Dr. dr. Nur Rasyid, Sp.S(K), berupa alat pemeriksaan viskositas atau kekentalan darah yang bernama Neo Microcapiler Digital. Jakarta, (10/10/2023) 

Hadirnya alat pemeriksaan penunjang viskositas/kekentalan darah tersebut dapat bermanfaat bagi perkembangan diagnostik pada penyakit stroke. Melalui inovasi ini dunia kedokteran khususnya di bidang neurovaskular akan semakin dimudahkan dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien yang memiliki faktor risiko terkena stroke, maupun pasien stroke itu sendiri.

Dosen Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan penemu Neo Microcapiler Digital, Nur Rasyid, menjelaskan cara kerja Neo Microcapiler Digital, “Neo Microcapiler Digital merupakan alat untuk mengukur kekentalan atau viskositas darah dan plasma dengan menggunakan tabung mikrokapiler.” Kata Al Rasyid. 

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D. dalam kesempatannya mengatakan, FKUI telah banyak berinovasi dan menghasilkan karya yang memiliki manfaat untuk orang banyak. Dante Saksono juga mengucapkan banyak terimakasih kepada FKUI yang telah menciptakan prodak yang sudah terdaftar di Kementrian Kesehatan. 

Dalam kesempatan tersebut, FKUI juga melakukan penyerahan secara Simbolis berupa alat produk Neo Microcapiler yang diserahkan oleh Dekan FKUI dan Dokter yang hadir kepada Wakil Menteri Kesehatan. Nantinya alat tersebut dapat digunakan oleh siapa saja bagi masyarakat yang terkena stroke.

IMG-20230913-WA0027-e1694590732612

Arsitektur Rumah Adat Kranggan Jatirangga Tampil di Pameran Kampus UI Depok

Kelurahan Jatirangga dan Koperasi KLM Syariah menjadi perwakilan Kota Bekasi mengikuti kegiatan Indonesian Vernadoc Bekasi 2023, yang dihelat Departemen Arsitektur Fakultas Teknik (FT) Universitas Indonesia, yang diselenggarakan dari tanggal 11-13 September 2023.

Seperti Diketahui, Kelurahan Jatirangga di wilayah Kota Bekasi ini dikenal dengan kampung budaya atau kelurahan kreatif. Dan komunitas Vernadoc Indonesia dari kampus UI bekerjasama dengan kelurahan Jatirangga untuk membedah rumah adat dengan metode Vernecular, hal itu dilakukan dalam upaya menjaga kelestarian rumah adat kranggan yang masih tersisa.
Prof. Kemas Ridwan, bahwa dengan pendokumentasian ini diharapkan pihaknya mendapatkan semacam rekaman atau pelestarian awal.
“Itu dilakukan agar kedepannya kita mendapatkan data otentik tentang rumah adat kranggan ini jika sewaktu-waktu masyarakat atau pelestarian membutuhkannya,” ucapnya.
“Kegiatan ini melibatkan sukalerawan atau foulentir dari beberapa negara dari Asia Tenggara yaitu dari Indonesia sendiri, Thailand, myanmar, Malaysia dan Kamboja. Oleh karena itu hari ini kita mengadakan seminar dan pameran arsitektur Vernecular dokumentasi di perpustakaan UI saat ini,” imbuhnya.
Selain itu, masih kata Prof. Kemas, pihaknya juga berkolaborasi dengan Universitas Kuala Banda Aceh, Universitas South Australia dan Pemerintah Kota Bekasi.

“Alhamdulilah acara sudah berlangsung dengan lancar pameran nanti akan berlangsung sekitar dua minggu, terbagi dua zona, yang pertama khusus venadoc yang meliput kampung kranggan kemudian zona kedua di isi itu yang Vernadoc aceh,” ungkapnya.

Dalam kesempatannya, Lurah Jatirangga Ahmad Apandi, mengatakan hasil kegiatan sebelumnya di kampung kranggan yang dilakukan oleh Vernadoc Indonesia dituangkan dalam pameran di Universitas Indonesia.
“Tentu saja ini merupakan kerjasama kolaborasi Kelurahan dengan Komunitas Bangun Kota, KLM dan seluruh masyarakat kranggan jatirangga,” terangnya.
“Mudah-mudahan kelurahan Jatirangga ini ‘From Local To Global’ kita ingin Jatirangga (budaya kranggan-red) bisa dikenal lagi tidak hanya di kota Bekasi provinsi Jawa barat bahkan juga ke dunia internasional,”paparnya.

Hakteknas 4

UI Hadir pada Pameran Hakteknas 2023

Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-28 menjadi momentum untuk mendorong pengembangan riset dan inovasi dalam rangka peningkatan daya saing bangsa. Hakteknas dapat dijadikan sebagai tolak ukur untuk selalu meningkatkan kualitas riset dan inovasi dan menjadi titik tolak dalam membangun Indonesia sebagai bangsa yang beradab, berteknologi dan berwawasan masa depan.

Peringatan Hakteknas tahun ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Jakarta. Pameran Hakteknas digelar untuk memperkenalkan hasil inovasi perguruan tinggi secara lebih dekat kepada masyarakat.

Universitas Indonesia (UI) menghadirkan inovasi dalam bidang kesehatan, seperti Ventilator Covent-20, Flocked Swab, Virna Glaukoma Implan, PlasmaFan, KODC Dengue, dan Kapsul Sambiloto untuk pencegahan kerusakan jantung akibat kemoterapi. Dua inovasi unggulan dari Pendanaan MF Kedaireka UI, masuk dalam booth Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek untuk dipamerkan sebagai salah satu dari enam inovasi unggulan Perguruan Tinggi yang diunggulkan. Adapun dua inovasi unggulan tersebut yaitu NanBiVac (Vaksin Nebulasi NanB Sialidase dan Partikel Protein Hemaglutinin yang dikombinasikan), dengan ketua peneliti Prof. dr. Amin Soebandrio, dan Silika Sekam Padi, dengan ketua peneliti Prof. Dr. Ir. Johny Wahyuadi.

Direktur Direktorat Inovasi dan Science Techno Park (DISTP), Ahmad Gamal, S.Ars., M.Si., MUP, Ph.D, mengatakan, “UI melalui DISTP, terus mendorong peneliti untuk melakukan riset yang sesuai dengan kebutuhan pasar, agar riset tidak hanya berakhir pada skala laboratorium. Dalam momentum Pameran Hakteknas ini, kami berharap riset-riset yang dihasilkan UI dapat dikenal dan dimanfaatkan masyarakat dengan lebih luas.

Pameran ini menampilkan lebih dari 145 produk inovasi yang sudah teruji, antara lain 31 produk inovasi di bidang pangan, 32 produk inovasi di bidang energi, 59 produk inovasi di bidang kesehatan, sembilan produk Electric Vehicle, dan 14 produk riset dan inovasi lainnya dengan partisipan dari perguruan tinggi akademik dan vokasi, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Riset di perguruan tinggi harus berdasarkan pada ilmu pengetahuan dan evidence based yang dapat memberikan solusi dan dapat diimplementasikan di masyarakat, serta memberi nilai manfaat baik melalui komersialisasi maupun diseminasi. ”Harapannya dengan terus merayakan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional, Indonesia berkomitmen untuk memperkuat basis teknologinya sendiri dan menjadi pemain yang lebih kuat di panggung teknologi global,” ujar Gamal pada pameran yang diselenggarakan 11-13 Agustus 2023 ini.

PEGTC 1

Paten Examiners Goes To UI 2023

 Universitas Indonesia (UI) melalui Direktorat Inovasi dan Science Techno Park  berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) melaksanakan kegiatan Patent Examiners Go to Campus pada tanggal 1 – 14 Agustus 2023 di ruang Apung Perpustakaan UI kampus Depok. Kegiatan ini menghadirkan Direktur Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu (DTLST) dan Rahasia Dagang, DJKI Kemenkumham Drs. Yasmon, M.L.S.

Patent Examiners Go to Campus adalah kegiatan pendampingan penyusunan spesifikasi paten atau drafting paten. Patent Examiners Go to Campus bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terkait penulisan draft paten untuk pemangku kepentingan di bidang paten, dalam hal ini para peneliti  di lingkungan UI.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Pemeriksa Paten Direktorat Paten, DTLST, dan Rahasia Dagang DJKI, Ir. Erlina Susilawati dan Dra. Farida, M.IPL. Selain memberikan materi tentang tata kelola permohonan paten dan penyusunan dokumen paten, terdapat pula pendampingan penyusunan dokumen paten kepada para peserta selama 14 hari dari tanggal 11 sampai dengan 14 Agustus 2023.

Direktur Paten, DTLST dan Rahasia Dagang, Drs. Yasmon, M.L.S., mengatakan “Dalam rangka peningkatan pemahaman para pemangku kepentingan terhadap paten, terutama dalam penulisan draf paten, perlu dilakukan kegiatan pembelajaran dan memantapkan penguasaan tata cara penulisan paten agar dapat mendorong peningkatan jumlah pendaftaran paten di UI.”

Direktur Direktorat Inovasi dan Science Techno Park Ahmad Gamal, S.Ars., M.Si., MUP, Ph.D. menyambut baik diselenggarakannya Patent Examiners Go To Campus di UI. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat terjuwud paten-paten yang siap untuk diajukan permohonannya ke DJKI. “Selain mendapatkan hak atas kekayaan intelektual, para peneliti juga memiliki hak moral dan hak ekonomi atas inovasi yang telah dihasilkan, jangan sampai inovasi yang telah dikerjakan, hanya berakhir di laboratorium,” kata Gamal pada workshop yang dilaksanakan di Aula Terapung, Selasa (1/8/2023).

5-Ft-Universitas-Indonesia-2060572686

UI–PT Cyber Edu Inkor Sepakati Kerja Sama Pengembangan Startup dan Inovasi

Depok, 1 September 2023. Universitas Indonesia (UI) memperluas kerja sama dengan PT Cyber Edu Inkor yang telah terjalin sejak 2021. Kerja sama yang sebelumnya terfokus pada bidang pendidikan, kini diperluas hingga ke bidang riset dan inovasi. Perluasan kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (NKB) tentang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat antara Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI, drg. Nurtami, Ph.D., Sp,OF(K), dan President Director of PT Cyber Edu Inkor, Prof. Jang Youn Cho, B.A., M.P.A., Ph.D., CPA.

Sebelumnya, UI bekerja sama dengan PT Cyber Edu Inkor dalam pembuatan, pengembangan, dan pemasaran Program Eksekutif Global. Kerja sama tersebut merupakan implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang bertujuan untuk memperluas pendidikan serta mendorong para pengajar UI mendapatkan pengalaman di bidang industri. Kerja sama ini rencananya akan diperluas dalam lingkup penciptaan inovasi dan pengembangan startup.

drg. Nurtami menilai perluasan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk mempererat kerja sama antara UI dan PT Cyber Edu Inkor. Ia berharap komitmen kedua institusi dalam menggarap inovasi dan pengembangan startup dapat terwujud. “Ini akan menjadi peluang besar untuk membentuk pemimpin, manajer, eksekutif, dan penemu yang baik dalam rangka menciptakan serta memanfaatkan teknologi inovasi tingkat tinggi di masa depan,” ujarnya.

UI percaya inovasi berperan penting dalam memperkenalkan hal-hal baru pada lini produk sehingga pendapatan pasar dan kepuasan pelanggan dapat meningkat. Oleh karena itu, perluasan kerja sama antara UI dan PT Cyber Edu Inkor diharapkan dapat mengembangkan startup dan inkubator bisnis, serta menumbuhkan ekosistem kolaborasi yang lebih cepat antara Indonesia dan Korea Selatan. “Dengan adanya perluasan ini, kami berharap dapat membantu perjalanan awal dan menavigasi startup pada beberapa aspek paling menantang dalam menjalankan bisnis. Kami akan menyediakan spesialisasi yang dibutuhkan startup untuk tumbuh dan berinovasi,” kata drg. Nurtami.

Sementara itu, Prof. Jang Youn Chon yang juga menjabat sebagai Rector of Universitas Siber Asia menyebut perlunya memperluas kerja sama antara PT Cyber Edu Inkor dan UI. Sebelumnya, kedua institusi ini telah bekerja sama dengan para ahli/praktisi di bidang bisnis serta untuk turut serta pada Program Eksekutif Global. Kali ini, kerja sama ini akan diperluas pada pengembangan gagasan atau ide, seperti biotech, sumber energi, dan teknologi informasi.

“Lebih dari 50 tahun Korea dapat mandiri secara ekonomi dan teknologi dari Jepang dan Amerika. Sekarang, Korea Selatan unggul di bidang IT, biotech, pembangunan kapal, dan lainnya. Namun, meski sudah memiliki kemandirian industri dalam bidang otomotif dan teknologi, Korea Selatan sedang mengalami krisis pertumbuhan penduduk, di mana hanya ada 200 ribu kelahiran per tahun saat ini. Di sisi lain, Indonesia mencapai 6 juta kelahiran per tahunnya. Oleh karena itu, Dengan banyaknya gagasan untuk mandiri, kami berharap Indonesia dapat bekerja sama untuk menumbuhkan bisnis yang benar-benar mandiri,” ujar Prof. Jang Youn Chon.

empat-mahasiswa-universitas-indonesia-ui-meraih-juara-pada-p-pw8w

4 Mahasiswa UI Juarai Lomba Bisnis Teknologi Medis Thailand, Karyanya Curi Perhatian

AKARTA – Empat Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) meraih juara pada kompetisi internasional Service Design Solution Competition 2023 dari Siriraj Hospital dan Mahidol University International College mengalahkan tim mahasiswa ASEAN lainnya. Thailand sendiri adalah negara yang telah menunjukkan keberhasilan kinerja dalam memberikan perlindungan kepada masyarakatnya dengan pendekatan kesmas yang komprehensif, fokus pencegahan, dan terpadu. Tim yang dikenal dengan nama The Makara dari FISIP UI atas nama Aisya Jenina, FK UI atas nama Novanza Natasaputra, FEB UI atas nama Ahmad Rafi, dan FMIPA UI atas nama Farrah Nabilla.

Komisioner Konsil Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia (KTKI) Rachma Fitriati menilai bahwa Tim ”The Makara” mampu menghadirkan solusi inovatif untuk tantangan bagi tenaga kesehatan dan tenaga medis dalam memberikan layanan kesehatan yang terbaik bagi lansia. “Tim ini berhasil menarik perhatian para juri dengan inovasi yang mereka tawarkan, termasuk fitur-fitur seperti deteksi level nyeri, jadwal latihan fisik lansia yang terpersonalisasi berbasis bukti medis, dan pengecekan tanda vital,” ucap Rachma dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/8). Menurut dia, “The Makara” telah berhasil menciptakan Nawasena, Bright Future, Pain Friendly, sebuah ide inovasi aplikasi AI yang memadukan kecerdasan buatan dengan perawatan medis di Thailand.

Tim lintas fakultas ini, merancang dan mempresentasikan ide inovasi aplikasi yang menjembatani antara teknologi medis dan perawatan pasien lansia, dengan sistem AI yang dapat mempersonalisasi modalitas perawatan dan manajemen nyeri kronik bagi setiap individu lansia di rumah sakit. Dubes Indonesia untuk Kerajaan Thailand H.E. Rachmat Budiman yang menerima Mahasiswa UI di KBRI Bangkok menyampaikan kebanggaan atas prestasi yang telah ditorehkan Mahasiswa Indonesia  mengalahkan Mahasiswa ASEAN.

“Kado istimewa bagi perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-78. Prestasi gemilang ini tidak hanya bermakna sebagai pencapaian, tetapi juga bentuk apresiasi generasi muda kepada senior citizen yang menginspirasi,” ungkap Rachmat. Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan UI Badrul Munir menuturkan bahwa prestasi ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi lintas fakultas dan multi disiplin dapat menghasilkan ide dan inovasi yang luar biasa.

1691547615_D37A4C2F-78E2-4776-A312-451E96908DE7

Gubernur Zulkieflimansyah dukung ekosistem digital desa wisata di NTB

Menerima kunjungan Tim Universitas Indonesia terkait Implementasi Lanjutan Kerjasama UI dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Gubernur Dr H Zulkieflimansyah, SE, MSc mendukung penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi Model Bisnis Pengembangan Ekosistem Digitalisasi Keuangan Desa Wisata dan UMKM Daerah bersama mitra UI. 

“Bersama senior senior dari Universitas Indonesia yang berkunjung ke NTB, Insya Allah akan membantu pembangunan ekosistem digital kita di sini”, ujar Bang Zul di Pendopo Gubernur, Selasa (08/08). 

Dikatakan, Andri Syahreza, Kasubdit Kerjasama Bisnis UI, program ini telah dilakukan survey dan ujicoba di desa wisata Kuta dan Rembitan. 

“Hasil simulasi terutama untuk transaksi pembayaran non tunai seperti PayPal dan kartu kredit masih menjadi kendala”, jelasnya. 

Untuk itu, ekosistem digital ini akan mengajak para pihak seperti bank daerah, Bumdes, UMKM dan pebisnis wisata setempat mulai menggunakan keuangan digital. 

Dijelaskannya, digitalisasi ini tidak saja tentang cara pembayaran digital namun lebih jauh untuk peningkatan retribusi dan pajak daerah, trend pasar sampai potensi pendapatan dengan rekam digital transaksi keuangan. Untuk itu, pihaknya dalam beberapa pekan kedepan akan melakukan sosialisasi dan installment di beberapa desa wisata di NTB. Program ini dibiayai dari dana hibah UI sebagai pengabdian dan kontribusi universitas terbesar di tanah air itu. 

Hadir pula Dr. Eko Sakapurnama, Kasubdit Kerjasama Akademik dan Pemerintah, Aswin Hade, Kasubdit Kerjasama Pengembangan Aset, Suprapti, Kasie Kerjasama Akademik dan Pemerintah, Sherly Angraini, Staf Kerjasama didampingi Kadis Pariwisata, Kadis Koperasi UKM, Ka. Bapenda, Ka. Bappeda, Pimpinan Bank NTB
dan Pimpinan BPR. (jm)

Pameran-Inovasi-UI

FTUI Pamerkan Inovasi Kendaraan Listrik di LPDP Fesrtival

Inovasi sistem propulsi bus listrik besutan Research Center for Advanced Vehicles (RCAVe) Fakultas Teknik (FT) Universitas Indonesia (UI) kembali dipamerkan dalam LPDP Festival 2023 berlokasi di Aula The Kasablanka Hall, Tebet, Jakarta Selatan pada 1-3 Agustus 2023. Festival yang bertema “Enlivening Indonesia, Advancing The Nation” ini menjadi wadah diseminasi pemerintah melalui LPDP dalam membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta menjadi wajah perjalanan LPDP selama 11 tahun berkarya.

Pada puncak acara yang diadakan khusus untuk Awardee dan Alumni LPDP pada tanggal 3 Agustus 2023, Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengunjungi booth UI. Dalam kunjungannya, Presiden Joko Widodo berbincang dengan Dr. Ir. Feri Yusivar M.Eng., Direktur RCAVe FTUI yang juga penerima pendanaan RISPRO LPDP, mengenai pengembangan bis listrik hasil karya para dosen dan peneliti Universitas Indonesia.

“Presiden Joko Widodo terkesan dengan semangat inovasi dan dedikasi yang tinggi dari para peneliti yang tergabung dalam RCAVe. Kami di UI juga berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menghadirkan solusi ramah lingkungan dan berkelanjutan di industri otomotif nasional, serta mendukung transformasi menuju mobilitas masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” jelas Dr. Feri Yusivar yang merupakan dosen Departemen Teknik Elektro FTUI.

Pada pameran LPDP 2023, tim RCAVe menampilkan komponen-komponen inovatif dari sistem propulsi bus listrik UI, antara lain Inverter Motor Control, Vehicle Control Unit (VCU), Power Distributed Unit (PDU), Dashboard, dan Hybrid Control Unit (HCU). Bus Listrik UI terwujud berkat dukungan Pemerintah melalui LPDP yang menginvestasikan dana sebesar Rp12,65 miliar untuk pengembangan platform bus listrik dan Rp5 miliar untuk pengembangan sistem penggerak (motor listrik) oleh UI.

Dr. Feri Yusivar merupakan penerima pendanaan RISPRO LPDP untuk riset “Pengembangan Produk Sistem Penggerak Motor (Propulsi) untuk Bus Listrik Berukuran Besar”. Ia menyampaikan bahwa komponen-komponen yang dikembangkan oleh RCAVe FTUI memiliki peran penting dalam mendukung konversi kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik (EV Bus). Salah satunya adalah bus PT Petrosea yang saat ini sedang dalam tahap uji coba di jalan raya.

“Sebagai langkah awal, RCAVe telah berhasil mengganti komponen-komponen yang sebelumnya diimpor dengan komponen dalam negeri. Melalui komitmen untuk terus berinovasi pada komponen-komponen baru yang lebih efisien dan ramah lingkungan, kami harap nantinya RCAVe dapat menghasilkan seluruh komponen bus listrik secara mandiri,” ungkap Dr. Feri.

“Keberhasilan Dr. Ir. Feri Yusivar dan tim RCAVe dalam memproduksi komponen-komponen bus listrik secara mandiri merupakan langkah maju bagi industri kendaraan listrik di Indonesia. Hal ini sejalan dengan komitmen FTUI untuk memberikan kontribusi sebagai kampus teknik terbaik di Indonesia dalam menghadirkan teknologi yang berdampak positif, yang diantaranya bagi kemajuan sektor transportasi berkelanjutan,” Ujar Dekan FTUI, Prof. Dr. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU.

Pengunjung pameran LPDP Festival 2023 terlihat antusias dengan sistem propulsi bus listrik dan mencoba simulasi pedal throttle yang sudah terintegrasi dengan sistem komunikasi kendaraan buatan RCAVe. Pedal throttle kemudian akan menggerakkan motor induksi yang ada. Dengan terintegrasinya sistem dashboard dengan sistem penggerak, maka RPM motor dan kecepatan laju kendaraan dapat ditampilkan pada dashboard. Dengan interaksi langsung seperti ini, para pengunjung dapat merasakan sebagian dari inovasi yang sedang diusung oleh RCAVe.

Tahun ini, Festival LPDP dilaksanakan secara offline. Adapun rangkaian kegiatan antara lain sosialisasi pembukaan beasiswa LPDP, webinar peran dan layanan LPDP, edu fair, job fair, seminar dan pameran riset, pagelaran budaya, bioskop mini, tes TOEFL/IELTS, serta Homecoming Alumni 2023. Festival ini diikuti oleh 57+ Instansi pendidikan terkemuka dari berbagai negara serta melibatkan para penerima pendanaan RISPRO LPDP dalam pameran hasil riset.